Urung Bermaksiat Karena Takut Ditangkap Petugas yang Berwenang, Apakah Berbuah Pahala?

قوله (وأما التروك) … إلخ

Sebagaimana telah diketahui, menurut ushul fiqh, definisi perkara yang haram adalah perkara yang bernilai pahala jika ditinggalkan, dan berkonsekuensi dosa/siksaan jika dilakukan.

Lalu muncul pertanyaan: jika misalnya seorang pembegal tidak jadi beraksi lantaran takut karena ada patroli petugas yang berwenang; atau misalnya ada seseorang yang berencana melakukan suatu kemaksiatan lantas mengurungkan niatnya karena kesempatannya telah terlewat, apakah dia mendapatkan pahala sebab meninggalkan kemaksiatan?

Lanjutkan membaca “Urung Bermaksiat Karena Takut Ditangkap Petugas yang Berwenang, Apakah Berbuah Pahala?”

Sesuatu yang Tidak Kita Sukai Tidaklah Selalu Buruk

Kopi dan kitab.

Kegagalan, kesulitan, rasa sakit, dan perpisahan. Mungkin itu adalah beberapa hal yang tidak kita sukai di dunia ini. Hal yang seringkali memunculkan rasa sedih, kecewa, atau bahkan frustasi. 

Sebenarnya, sesuatu yang tidak kita sukai tidaklah selalu buruk. Justru, hal yang buruk adalah menganggap buruk terhadap semua hal yang tidak kita sukai. Karena kita tidak tau hikmah dan kebaikan yang Allah telah siapkan di balik itu.

Lanjutkan membaca “Sesuatu yang Tidak Kita Sukai Tidaklah Selalu Buruk”

Mendekatlah Kepada-Nya, Maka Dia Akan Melimpahkan Rahmah-Nya

Momen ngaji kitab Al-Idlah, Ahad pagi.

Sabda Kanjeng Nabi ﷺ,

يقول الله تعالى: أنا عند ظن عبدي بي، وأنا معه إذا ذكرني،  فإن ذكرني في نفسه ذكرته في نفسي، وإن ذكرني في ملإ ذكرته في ملإ خير منهم وإن تقرب إلي بشبر تقربت إليه ذراعا، وإن تقرب إلي ذراعا تقربت إليه باعا، وإن أتاني يمشي أتيته هرولة

“Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku menurut prasangka hamba-Ku (yang mu’min) kepada-Ku. Aku bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Jika dia mengingat-Ku di dalam sepi (secara sirr), maka Aku akan mengingatnya (dengan limpahan pahala dan rahmah) di dalam sepi. Jika dia mengingatku di tengah keramaian, maka Aku akan mengingatnya di tengah keramaian yang lebih baik dari itu (para malaikat muqarrabun, para nabi, dan syuhada). Jika dia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekat padanya satu hasta. Jika dia mendekat kepada-Ku satu hasta, maka Aku akan mendekat padanya sejauh satu depa. Jika dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang padanya dengan berlari.” (Shahih Al-Bukhari hadits no. 7405, Shahih Muslim hadits no. 2675)

Lanjutkan membaca “Mendekatlah Kepada-Nya, Maka Dia Akan Melimpahkan Rahmah-Nya”

2023 Berlalu: Jika Setiap Hari Tak Selamat dari Dosa, Lantas Apa yang Dirayakan?

Syarh Mandhumah Al-Asma’ Al-Husna, karya Syaikh Ahmad bin Muhammad Ash-Shawi Al-Maliki Al-Azhari.

Berikut ini adalah sebuah hikayat berharga yang dituturkan oleh Imam Syihabuddin Al-Qalyubi di dalam An-Nawadir, tentang seseorang yang telah dijadikan oleh Allah sebagai evaluator atas dirinya sendiri.

Dikisahkan, ada seorang lelaki yang berusaha untuk mengevaluasi dirinya sendiri. Pertama, dia memulainya dengan menghitung umurnya sendiri. Dia temukan saat itu usianya telah mencapai 60 tahun!

Lanjutkan membaca “2023 Berlalu: Jika Setiap Hari Tak Selamat dari Dosa, Lantas Apa yang Dirayakan?”