Mendoakan Kebaikan Untuk Para Pemimpin Kaum Muslimin

Hasyiyah I’anah Ath-Thalibin, cet. Darul Kutub Al-Islamiyyah.

Berdasarkan penjelasan Sayyid Abu Bakr Syatha rahimahullah (w. 1310 H) di dalam Hasyiyah I’anah Ath-Thalibin, berdoa untuk personal seorang pemimpin secara spesifik di dalam khutbah Jumat tidaklah disunnahkan -kecuali jika disertai adanya kekhawatiran terhadap potensi fitnah, maka menjadi wajib– menurut kesepakatan ‘ulama, semisal doa, “Ya Allah, rahmatilah pemimpin kami Sultan ‘Abdul Hamid“. 

Lanjutkan membaca “Mendoakan Kebaikan Untuk Para Pemimpin Kaum Muslimin”

Pantaskah Kita Memaksa-Nya?

Allah ﷻ berfirman,

ٱدۡعُونِیۤ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ

“Berdoalah kamu kepada-Ku, niscaya Aku perkenankan bagimu.”

Atas dasar janji-Nya itu, aku selalu yakin bahwa setiap doaku pasti dikabulkan oleh-Nya.

Lanjutkan membaca “Pantaskah Kita Memaksa-Nya?”

10 Hal Penyebab Matinya Hati

Al-Futuhat Al-Wahbiyyah bi Syarhi Al-Arba’in An-Nawawiyyah

Di dalam kitab Al-Futuhat Al-Wahbiyyah bi Syarhi Al-Arba’in An-Nawawiyyah, hal. 317, Syaikh Ibrahim Asy-Syabrakhiti Al-Maliki Al-Azhari rahimahullah mengisahkan sebuah riwayat, bahwa Ibrahim bin Adham, seorang ulama dan sufi besar, berjalan melintasi pasar kota Bashrah.

Kemudian orang-orang mendatangi beliau dan berkata, “Wahai Abu Ishaq, kami telah berdoa, namun doa kami tidak diijabah.”

Lantas beliau berkata, “Karena sesungguhnya hati kalian telah mati oleh sebab sepuluh hal:

Lanjutkan membaca “10 Hal Penyebab Matinya Hati”