Kriteria Pasangan Hidup Sesuai Anjuran Nabi ﷺ

Hadits Shahih Al-Bukhari no. 5090, Shahih Muslim no. 1466

Diriwayatkan di dalam Shahihain dari Sayyidina Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda, 

تُنْكَحُ المَرْأَةُ لأرْبَعٍ: لِمالِها، ولِحَسَبِها، وجَمالِها، ولِدِينِها، فاظْفَرْ بذاتِ الدِّينِ، تَرِبَتْ يَداكَ

“Wanita itu dinikahi karena 4 hal: karena hartanya, karena silsilahnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang baik agamanya, niscaya kamu akan beruntung.” 

Hadits ini seringkali disalahpahami sebagai anjuran untuk menikahi wanita yang memiliki 4 hal tersebut. Padahal, tidak demikian. 

Lanjutkan membaca “Kriteria Pasangan Hidup Sesuai Anjuran Nabi ﷺ”

Jangan Remehkan Kebaikan Kecil

Hadits Nabi ﷺ riwayat Imam Muslim

Sabda Nabi ﷺ,

لا تحقرن من المعروف شيئا ولو أن تلقى أخاك بوجه طليق

“Jangan kamu remehkan suatu kebaikan apapun, sekalipun itu sekedar wajah berseri yang kamu tampakkan saat berjumpa saudaramu.”

Lanjutkan membaca “Jangan Remehkan Kebaikan Kecil”

Mendekatlah Kepada-Nya, Maka Dia Akan Melimpahkan Rahmah-Nya

Momen ngaji kitab Al-Idlah, Ahad pagi.

Sabda Kanjeng Nabi ﷺ,

يقول الله تعالى: أنا عند ظن عبدي بي، وأنا معه إذا ذكرني،  فإن ذكرني في نفسه ذكرته في نفسي، وإن ذكرني في ملإ ذكرته في ملإ خير منهم وإن تقرب إلي بشبر تقربت إليه ذراعا، وإن تقرب إلي ذراعا تقربت إليه باعا، وإن أتاني يمشي أتيته هرولة

“Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku menurut prasangka hamba-Ku (yang mu’min) kepada-Ku. Aku bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Jika dia mengingat-Ku di dalam sepi (secara sirr), maka Aku akan mengingatnya (dengan limpahan pahala dan rahmah) di dalam sepi. Jika dia mengingatku di tengah keramaian, maka Aku akan mengingatnya di tengah keramaian yang lebih baik dari itu (para malaikat muqarrabun, para nabi, dan syuhada). Jika dia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekat padanya satu hasta. Jika dia mendekat kepada-Ku satu hasta, maka Aku akan mendekat padanya sejauh satu depa. Jika dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang padanya dengan berlari.” (Shahih Al-Bukhari hadits no. 7405, Shahih Muslim hadits no. 2675)

Lanjutkan membaca “Mendekatlah Kepada-Nya, Maka Dia Akan Melimpahkan Rahmah-Nya”

Benarkah Berpuasa Sunnah di Separuh Kedua Bulan Sya’ban itu Haram?

Tangkapan layar fitur kalender di NU Online Supper App.

Berpuasa merupakan salah satu amal ibadah yang dicintai oleh Rasulullah ﷺ. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim di dalam kitab Shahih beliau, bahwa Rasulullah ﷺ berpuasa di hari-hari yang istimewa, seperti berpuasa di hari Senin, oleh sebab pada hari itu beliau dilahirkan dan pada hari itu pula diturunkan wahyu kepada beliau. Selain itu, berdasarkan sebuah hadits riwayat Imam At-Tirmidzi, diketahui bahwa beliau ﷺ juga menyukai berpuasa di hari Kamis, yang mana pada hari Senin dan Kamis itulah keseluruhan catatan amal dihaturkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Akan tetapi, apakah kecintaan dan semangat kita di dalam ibadah puasa lantas memberikan keabsahan dan legalitas pada kita untuk berpuasa kapan saja di hari-hari yang kita kehendaki? Apakah kita diperbolehkan berpuasa sunnah di semua hari di dalam satu tahun penuh selain bulan Ramadlan? Nah, di dalam momen menyambut bulan Ramadlan tahun 1444 H ini, tentu pertanyaan di atas menjadi sangat penting bagi kita kaum muslimin, sebagai bekal untuk berilmu ‘amaliyyah dan beramal ‘ilmiyyah.

Lanjutkan membaca “Benarkah Berpuasa Sunnah di Separuh Kedua Bulan Sya’ban itu Haram?”