
Sabda Nabi ﷺ,
لا تحقرن من المعروف شيئا ولو أن تلقى أخاك بوجه طليق
“Jangan kamu remehkan suatu kebaikan apapun, sekalipun itu sekedar wajah berseri yang kamu tampakkan saat berjumpa saudaramu.”
Nabi ﷺ telah mengajarkan kita untuk mau berbuat kebaikan meski itu hal sepele; dan menghargai kebaikan yang datang dari orang lain meski barangkali terlihat tak berguna.
Meski sepele, kebaikan itu akan menarik kebaikan-kebaikan lain. Sehingga, pada akhirnya secara kumulatif akan menghasilkan pengaruh positif yang luar biasa. Hal ini senada dengan keterangan yang dikutip oleh Imam Ibnu Katsir dari sebagian ‘ulama salaf di dalam kitab tafsir beliau,
إن من ثواب الحسنة الحسنة بعدها، وإن من جزاء السيئة السيئة بعدها
“Sesungguhnya termasuk balasan kebaikan adalah kebaikan (lain) setelahnya, dan sesungguhnya termasuk balasan keburukan adalah keburukan (lain) setelahnya.” (Tafsir Ibn Katsir surat Ali ‘Imran ayat 155)
Konsep ini pula yang kemudian ditawarkan para penulis buku self-improvement, semisal Caroline Arnold dengan bukunya yang berjudul “Small Move, Big Change“, atau Stephen Guise dengan bukunya “Mini Habits: Smaller Habits, Bigger Result“, kan?
Wallahu a’lam. []