Kesehatan adalah salah satu karunia Allah Ta’ala yang sering diabaikan, dan tidak sedikit orang yang kemudian gigit jari sebab gagal mengoptimalkannya.
Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dari Sayyidina Ibn ‘Abbas radliyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda,
نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس: الصحة والفراغ
“Dua karunia Allah yang banyak orang gigit jari di dalam keduanya, yaitu: kesehatan dan waktu luang.”
Tag: Syaikhul Islam Zakariyya Al-Anshari
Mendekatlah Kepada-Nya, Maka Dia Akan Melimpahkan Rahmah-Nya

Sabda Kanjeng Nabi ﷺ,
يقول الله تعالى: أنا عند ظن عبدي بي، وأنا معه إذا ذكرني، فإن ذكرني في نفسه ذكرته في نفسي، وإن ذكرني في ملإ ذكرته في ملإ خير منهم وإن تقرب إلي بشبر تقربت إليه ذراعا، وإن تقرب إلي ذراعا تقربت إليه باعا، وإن أتاني يمشي أتيته هرولة
“Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku menurut prasangka hamba-Ku (yang mu’min) kepada-Ku. Aku bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Jika dia mengingat-Ku di dalam sepi (secara sirr), maka Aku akan mengingatnya (dengan limpahan pahala dan rahmah) di dalam sepi. Jika dia mengingatku di tengah keramaian, maka Aku akan mengingatnya di tengah keramaian yang lebih baik dari itu (para malaikat muqarrabun, para nabi, dan syuhada). Jika dia mendekat kepada-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekat padanya satu hasta. Jika dia mendekat kepada-Ku satu hasta, maka Aku akan mendekat padanya sejauh satu depa. Jika dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang padanya dengan berlari.” (Shahih Al-Bukhari hadits no. 7405, Shahih Muslim hadits no. 2675)
Lanjutkan membaca “Mendekatlah Kepada-Nya, Maka Dia Akan Melimpahkan Rahmah-Nya”Berwudlu’ pun Disunnahkan Bagi Seseorang Ketika ….

Di dalam kitab Tuhfah At-Thullab bi Syarhi Matni Tahrir Tanqih Al-Lubab, Syaikhul Islam Zakariyya Al-Anshari rahimahullah menyatakan, bahwa berwudlu’ itu disunnahkan dalam beberapa kondisi, di antaranya adalah: ketika marah, setelah melakukan ghibah, dan setelah mengucapkan hal-hal yang tercela, seperti cemoohan, dusta, tuduhan palsu, persaksian palsu, sumpah palsu, dll.
Lanjutkan membaca “Berwudlu’ pun Disunnahkan Bagi Seseorang Ketika ….”Tentang Kesabaran: Pantaskah Kita Berputus Asa dari Kasih Sayang-Nya?

فكيف ييأس العقل عند اشتداد الأزمة وقد روى البخاري خبر (ما يصيب المؤمن من وصب ولانصب ولاحزن حتى الهم يهمه إلا كفر الله به من سيئاته) وخبر (ما من مسلم يشاك شوكة فما فوقها إلا كتب الله له بها درجة ومحيت عنه بها خطيئة) وخبر (من يرد الله به خيرا يصب منه)
وكل ذلك مبني على الصبر وهو أربع أنواع (١) صبر على الطاعة (٢) وصبر على المعصية وهما أساس طريق الإستقامة (٣) وصبر عن فضول الدنيا (٤) وصبر على المصائب والمحن وهو أساس الرضا والتسليم لله تعالى وحسن الظن به وهو أشق الأنواع على النفس
Lanjutkan membaca “Tentang Kesabaran: Pantaskah Kita Berputus Asa dari Kasih Sayang-Nya?”