Ketahuilah, bahwa terdapat empat macam konsekuensi bagi seseorang yang tidak berpuasa (ifthar) di bulan Ramadlan, yaitu:
Lanjutkan membaca “Empat Macam Konsekuensi Tidak Berpuasa (Ifthar) di bulan Ramadlan”Kategori: Fiqih
Khazanah Ragam Bacaan Tasyahhud di dalam Shalat. Mana yang Shahih?
Bacaan tasyahhud akhir merupakan salah satu rukun qauli di dalam shalat. Sebagaimana yang telah diketahui secara umum, bahwa teknis tata cara pelaksanaan shalat (termasuk bacaan tasyahhud akhir ini) harus sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini berdasarkan sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim rahimahumallah,
Lanjutkan membaca “Khazanah Ragam Bacaan Tasyahhud di dalam Shalat. Mana yang Shahih?”Tiga Level Kualitas Ibadah Puasa Seorang Muslim
Menukil penjelasan Imam Al-Ghazali rahimahullah di dalam kitab Asrar Ash-Shaum, Sayyid Muhammad bin ‘Alawi bin ‘Abbas Al-Maliki Al-Makki Al-Hasani rahimahullah di dalam kitab Qul Hadzihi Sabili menyebutkan tiga level kualitas ibadah puasa seorang muslim:
Lanjutkan membaca “Tiga Level Kualitas Ibadah Puasa Seorang Muslim”Kriteria Sakit yang Menjadi Alasan Diperbolehkannya Berbuka Menurut Imam Al-Qurthubi
Menurut bahasa, arti dari berpuasa adalah imsak atau menahan diri. Sedangkan menurut syara’, berpuasa adalah menahan diri dari hal-hal yang bisa membatalkannya dengan disertai niat, yang dimulai dari sejak terbit fajar shadiq hingga terbenamnya matahari.
Berpuasa di bulan Ramadlan merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima, dan merupakan suatu kewajiban asasi bagi setiap orang yang beriman, telah mencapai status baligh, berakal, muqim, suci dari haidl dan nifas, serta memiliki kemampuan untuk melaksanakan puasa, yaitu kemampuan secara fisik tidak sedang sakit dan secara syara’ tidak sedang mengalami haidl maupun nifas. Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
Lanjutkan membaca “Kriteria Sakit yang Menjadi Alasan Diperbolehkannya Berbuka Menurut Imam Al-Qurthubi”