Tiga Hal Yang Menjadi Poros Ajaran Islam

Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari rahimahullah di dalam kitab shahih beliau, bahwa ‘Ammar bin Yasir radliyallahu ‘anhu berkata,

ثلاث من جمعهن فقد جمع الإيمان: (١) الإنصاف عن نفسك (٢) وبذل السلام للعالم (٣) والإنفاق في الإقتار

“Ada tiga hal, yang barangsiapa menghimpun ketiganya, maka sungguh dia ia telah menghimpun keimanan: (1) kesadaran dari dirimu sendiri, (2) memberikan salam kepada alam semesta, dan (3) berinfaq di kala sempit.”

Lanjutkan membaca “Tiga Hal Yang Menjadi Poros Ajaran Islam”

Ucapan Salam Seorang Muslim Itu Lebih Dari Sekedar Sapaan

Syarh Al-Yaqut An-Nafis, hlm. 199.

Tidak sedikit orang yang belum mengetahui tentang makna salam yang biasa diucapkan oleh seorang muslim kepada muslim lain saat berjumpa, dan menganggap bahwa ucapan salam tersebut tidak lebih dari sekedar sapaan pada umumnya, seperti ucapan “selamat pagi“, “selamat siang“, dan semisalnya.

Lanjutkan membaca “Ucapan Salam Seorang Muslim Itu Lebih Dari Sekedar Sapaan”

Bersyukur Atas Kesehatan yang Telah Allah Karuniakan

Kesehatan adalah salah satu karunia Allah Ta’ala yang sering diabaikan, dan tidak sedikit orang yang kemudian gigit jari sebab gagal mengoptimalkannya.

Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dari Sayyidina Ibn ‘Abbas radliyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda,

نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس: الصحة والفراغ

“Dua karunia Allah yang banyak orang gigit jari di dalam keduanya, yaitu: kesehatan dan waktu luang.”

Lanjutkan membaca “Bersyukur Atas Kesehatan yang Telah Allah Karuniakan”

Seseorang yang Lebih Mencintai Harta Ahli Warisnya Daripada Hartanya Sendiri

Sebaik-baik teman duduk sepanjang zaman adalah kitab.

Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, dari Sayyidina Ibni Mas’ud radliyallahu ‘anhu, bahwa suatu ketika Nabi ﷺ pernah bertanya kepada para sahabat,

أَيُّكُمْ مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ

“Siapakah di antara kamu yang harta ahli warisnya lebih dia cintai daripada hartanya sendiri?” 

Para sahabat menjawab,

Lanjutkan membaca “Seseorang yang Lebih Mencintai Harta Ahli Warisnya Daripada Hartanya Sendiri”