Mendoakan Kebaikan Untuk Para Pemimpin Kaum Muslimin

Hasyiyah I’anah Ath-Thalibin, cet. Darul Kutub Al-Islamiyyah.

Berdasarkan penjelasan Sayyid Abu Bakr Syatha rahimahullah (w. 1310 H) di dalam Hasyiyah I’anah Ath-Thalibin, berdoa untuk personal seorang pemimpin secara spesifik di dalam khutbah Jumat tidaklah disunnahkan -kecuali jika disertai adanya kekhawatiran terhadap potensi fitnah, maka menjadi wajib– menurut kesepakatan ‘ulama, semisal doa, “Ya Allah, rahmatilah pemimpin kami Sultan ‘Abdul Hamid“. 

Lanjutkan membaca “Mendoakan Kebaikan Untuk Para Pemimpin Kaum Muslimin”

Kemakruhan Tidur Sebelum Shalat ‘Isya dan Berbincang-bincang Setelahnya

Kifayatul Akhyar, pembahasan karahah an-naum qabla shalah al-‘isya.

Syaikh Taqiyuddin Abu Bakr bin Muhammad Al-Husaini Al-Hishni rahimahullah di dalam kitab Kifayah Al-Akhyar telah menjelaskan:


يكره النوم قبل صلاة العشاء والحديث بعدها إلا في خير كمذاكرة العلم، وترتيب أمور يعود نفعها على الدين والخلق، لقول أبي برزة الأسلمي رضي الله عنه أن النبي ﷺ كان يكره النوم قبل صلاة العشاء والحديث بعدها رواه الشيخان، ولا فرق بين الحديث المكروه والمباح

Lanjutkan membaca “Kemakruhan Tidur Sebelum Shalat ‘Isya dan Berbincang-bincang Setelahnya”

Jangan Lewatkan Harimu Tanpa Membaca, Mentadabburi, dan Mengamalkan Al-Qur’an

Gerbang Pondok Al-Munawwir, Krapyak

Sabda Nabi ﷺ,

اقرأوا القرآن فإن الله تعالى لا يعذب قلبا وعى القرآن

“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya Allah Ta’ala tidak akan mengadzab hati yang mengandung Al-Qur’an.”

Hadits riwayat Abi Umamah Al-Bahili radliyallahu ‘anhu tersebut dimuat oleh Imam As-Suyuthi di dalam kitab Al-Jami’ Ash-Shaghir, hadits no. 2993. 

Lanjutkan membaca “Jangan Lewatkan Harimu Tanpa Membaca, Mentadabburi, dan Mengamalkan Al-Qur’an”

Kriteria ‘Iffah yang Terpuji

Kitab Adab wa Qiyam: Ahadits Syahr Ramadlan Al-Mubarak li ‘Am 1441H/2020M, cet. Muslim Council of Elders.

Pengendalian diri dari hal-hal yang tercela (‘iffah) tidaklah terpuji atau bernilai di sisi Allah Ta’ala kecuali jika memenuhi syarat-syaratnya.

Adapun syarat-syarat yang paling utama -sebagaimana penjelasan Grand Syaikh Ahmad At-Thayyib di kitab Adab wa Qiyam hlm. 116- adalah:

Lanjutkan membaca “Kriteria ‘Iffah yang Terpuji”