Catatan Penting Seputar Tata Cara Shalat Tasbih

Manba’ Al-Hidayah Majmu’ah Al-Aurad Al-Yaumiyyah, kitab panduan amaliyah harian santri Pondok Pesantren Wahid Hasyim

Shalat tasbih termasuk shalat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh ‘Ikrimah dari Sayyidina Ibn ‘Abbas radliyallahu ‘anhuma, berkaitan dengan sabda Nabi ﷺ kepada Sayyidina Al-‘Abbas bin ‘Abdil Muththalib radliyallahu ‘anhu tentang anjuran, keutamaan, dan tata cara shalat tasbih.

Shalat tasbih memiliki keutamaan yang luar biasa. Oleh karena itulah, Imam Al-Ghazali berkata di dalam kitab Ihya’ ‘Ulumiddin, bahwa seseorang dianjurkan untuk tidak melewatkan satu pekan tanpa melaksanakan shalat tasbih. Jika seseorang tidak mampu untuk melaksanakan shalat tasbih sekali dalam sepekan, maka hendaknya dia melaksanakannya sekali dalam sebulan. Jika masih tidak mampu, maka hendaknya paling tidak dia melaksanakan shalat tasbih sekali dalam sebulan. Jika masih tidak mampu, maka paling tidak hendaknya dia melaksanakan shalat tasbih sekali dalam setahun, atau paling tidak sekali dalam seumur hidup.

Lanjutkan membaca “Catatan Penting Seputar Tata Cara Shalat Tasbih”

Kriteria Perkara yang Disunnahkan untuk Dimulai dengan Basmalah

Setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa memulai setiap perkara dengan membaca basmalah. Anjuran ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه بباسم الله الرحمن الرحيم فهو أبتر

“Setiap perkara yang memiliki keadaan yang baik yang tidak dimulai dengan basmalah, maka perkara tersebut terputus (kurang dan sedikit keberkahannya).”

Lanjutkan membaca “Kriteria Perkara yang Disunnahkan untuk Dimulai dengan Basmalah”

Tawassul Seorang A’rabiy di Sisi Maqbarah Baginda Nabi ﷺ

Pintu dan tiang-tiang di komplek maqbarah syarifah Baginda Nabi Muhammad ﷺ

Imam An-Nawawi rahimahullah meriwayatkan di dalam kitab beliau yang berjudul Al-Idlah fil Manasik, tentang kisah seorang Badui (A’rabiy) saat berziarah ke maqbarah syarifah Baginda Nabi Muhammad ﷺ. Beliau berkata,

“Termasuk sebaik-baiknya ucapan tentang bertawassul pada Rasulullah adalah apa yang dinilai bagus dan yang diriwayatkan oleh para ‘ulama dari Al-‘Utbiy, beliau (Al-‘Utbiy) berkata,

Lanjutkan membaca “Tawassul Seorang A’rabiy di Sisi Maqbarah Baginda Nabi ﷺ”

Resep Husnul Khatimah Syaikh Nawawi Al-Bantani di Dalam Dzikir dan Do’a Setelah Shalat Jum’at

Kasyifah As-Saja Syarh Safinah An-Naja, karya Syaikh Nawawi Al-Bantani, cetakan Dar Ibni Hazm, Beirut.

Syaikh Nawawi Al-Bantani rahimahullah menyebutkan di dalam kitab Kasyifah As-Saja Syarh Safinah An-Naja, bahwa telah disebutkan di dalam hadits,

من قرأ عقب سلامه من الجمعة قبل أن يثني رجله الفاتحة والإخلاص والمعوذتين سبعا سبعا غفر له ما تقدم من ذنبه و ما تأخر و أعطي من الأجر بعدد من آمن بالله ورسوله

“Barangsiapa yang membaca surah Al-Fatihah, surah Al-Ikhlash, dan Al-Mu’awwidzatain (surah Al-Falaq dan An-Nas) sebanyak masing-masing tujuh kali setelah salam shalat Jum’at dan sebelum memutar kakinya (dari posisi duduk tawarruk pada tasyahhud akhir shalat), maka dosanya yang telah lalu dan yang mendatang diampuni (oleh Allah Ta’ala), dan dia diberi pahala sebanyak makhluk yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya.”

Lanjutkan membaca “Resep Husnul Khatimah Syaikh Nawawi Al-Bantani di Dalam Dzikir dan Do’a Setelah Shalat Jum’at”