Sikap dan Teladan Nabi ﷺ Saat Menerima Hadiah dari Orang Kafir (Non-Muslim)

Di dalam kitab Asy-Syama’il Al-Muhammadiyyah, Imam At-Tirmidzi rahimahullah meriwayatkan dari Hannad bin As-Sari, dari Waki’, dari Dalham bin Shalih, dari Hujair bin ‘Abdillah, dari Ibni Buraidah, dari ayah beliau (yaitu Buraidah), bahwa sesungguhnya An-Nijasyi, Raja negeri Habasyah, memberikan hadiah kepada Nabi ﷺ berupa sepasang khuf hitam polos.

Lanjutkan membaca “Sikap dan Teladan Nabi ﷺ Saat Menerima Hadiah dari Orang Kafir (Non-Muslim)”

Kriteria Perkara yang Disunnahkan untuk Dimulai dengan Basmalah

Setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa memulai setiap perkara dengan membaca basmalah. Anjuran ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه بباسم الله الرحمن الرحيم فهو أبتر

“Setiap perkara yang memiliki keadaan yang baik yang tidak dimulai dengan basmalah, maka perkara tersebut terputus (kurang dan sedikit keberkahannya).”

Lanjutkan membaca “Kriteria Perkara yang Disunnahkan untuk Dimulai dengan Basmalah”

Tawassul Seorang A’rabiy di Sisi Maqbarah Baginda Nabi ﷺ

Pintu dan tiang-tiang di komplek maqbarah syarifah Baginda Nabi Muhammad ﷺ

Imam An-Nawawi rahimahullah meriwayatkan di dalam kitab beliau yang berjudul Al-Idlah fil Manasik, tentang kisah seorang Badui (A’rabiy) saat berziarah ke maqbarah syarifah Baginda Nabi Muhammad ﷺ. Beliau berkata,

“Termasuk sebaik-baiknya ucapan tentang bertawassul pada Rasulullah adalah apa yang dinilai bagus dan yang diriwayatkan oleh para ‘ulama dari Al-‘Utbiy, beliau (Al-‘Utbiy) berkata,

Lanjutkan membaca “Tawassul Seorang A’rabiy di Sisi Maqbarah Baginda Nabi ﷺ”

Dua Syarat Diterimanya Sebuah ‘Amal

Mauidhah Hasanah dalam rangka acara Silaturrahim Halal Bihalal dan Haul Simbah H. Abdullah Mukhtar dan Simbah Hj. Siti Zubaidah (Kroya, 4 Syawwal 1443 H)

Terdapat dua hal penting yang harus senantiasa diistiqamahi oleh seorang muslim, yaitu istiqamah belajar ikhlas, dengan senantiasa menata hati dan meluruskan niat dalam beramal dan beribadah, dan istiqamah belajar ilmu syari’at (fiqih Islam). Hal ini dikarenakan diterimanya suatu ‘amal sangat bergantung pada keduanya.

Imam An-Nawawi rahimahullah di dalam kitab Bustanul ‘Arifin (hlm. 103) berkata,

Lanjutkan membaca “Dua Syarat Diterimanya Sebuah ‘Amal”