Syarh Mandhumah Al-Asma’ Al-Husna, karya Syaikh Ahmad bin Muhammad Ash-Shawi Al-Maliki Al-Azhari.
Berikut ini adalah sebuah hikayat berharga yang dituturkan oleh Imam Syihabuddin Al-Qalyubi di dalam An-Nawadir, tentang seseorang yang telah dijadikan oleh Allah sebagai evaluator atas dirinya sendiri.
Dikisahkan, ada seorang lelaki yang berusaha untuk mengevaluasi dirinya sendiri. Pertama, dia memulainya dengan menghitung umurnya sendiri. Dia temukan saat itu usianya telah mencapai 60 tahun!
Gerbang masuk Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta (dokumentasi pribadi tahun 2022).
Diriwayatkan oleh Sayyidina ‘Abdullah bin ‘Abbas radliyallahu ‘anhuma,
الغنى الإياس مما في أيدي الناس وإياك والطمع فإنه الفقر الحاضر
“Kekayaan yang sejati adalah keputusasaan dari apa yang ada di tangan manusia. Waspada dan jauhilah ketamakan (keserakahan), karena sesungguhnya keserakahan adalah kemiskinan yang nyata.”
(Imam As-Suyuthi, Al-Jami’ Ash-Shaghir, hadits no. 5813, diriwayatkan dari Sayyidina ‘Abdullah bin ‘Abbas radliyallahu ‘anhuma, hadits ini juga dimuat oleh al-maghfurlah KH. ‘Ali Maksum, Krapyak Yogyakarta di dalam kitab Jawami’ul Kalim, hal. 5)