Disebutkan di dalam kitab Al-Asybah wa An-Nadha’ir oleh Imam As-Suyuthi, bahwa menurut keterangan Syaikh ‘Izzuddin bin ‘Abdissalam, peringanan (takhfif) dalam syari’at Islam ada 6 macam:
1. Takhfif isqath (pengguguran), seperti gugurnya kewajiban shalat Jum’at, haji, ‘umrah, dan jihad sebab adanya ‘udzur syar’i.
Sebagaimana telah diketahui, bahwa seseorang yang bepergian diperbolehkan untuk mengqashar shalat yang 4 raka’at dan menjamak shalat dhuhur dengan ‘ashar, dan maghrib dengan ‘isya secara taqdim ataupun ta’khir, dengan beberapa syarat, di antaranya:
1. Dia telah memulai perjalanannya dan telah melewati batas desa.
Syaikh Taqiyuddin Abu Bakr bin Muhammad Al-Husaini Al-Hishni rahimahullah di dalam kitab Kifayah Al-Akhyar telah menjelaskan:
يكره النوم قبل صلاة العشاء والحديث بعدها إلا في خير كمذاكرة العلم، وترتيب أمور يعود نفعها على الدين والخلق، لقول أبي برزة الأسلمي رضي الله عنه أن النبي ﷺ كان يكره النوم قبل صلاة العشاء والحديث بعدها رواه الشيخان، ولا فرق بين الحديث المكروه والمباح
Manba’ Al-Hidayah Majmu’ah Al-Aurad Al-Yaumiyyah, kitab panduan amaliyah harian santri Pondok Pesantren Wahid Hasyim
Shalat tasbih termasuk shalat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh ‘Ikrimah dari Sayyidina Ibn ‘Abbas radliyallahu ‘anhuma, berkaitan dengan sabda Nabi ﷺ kepada Sayyidina Al-‘Abbas bin ‘Abdil Muththalib radliyallahu ‘anhu tentang anjuran, keutamaan, dan tata cara shalat tasbih.
Shalat tasbih memiliki keutamaan yang luar biasa. Oleh karena itulah, Imam Al-Ghazali berkata di dalam kitab Ihya’ ‘Ulumiddin, bahwa seseorang dianjurkan untuk tidak melewatkan satu pekan tanpa melaksanakan shalat tasbih. Jika seseorang tidak mampu untuk melaksanakan shalat tasbih sekali dalam sepekan, maka hendaknya dia melaksanakannya sekali dalam sebulan. Jika masih tidak mampu, maka hendaknya paling tidak dia melaksanakan shalat tasbih sekali dalam sebulan. Jika masih tidak mampu, maka paling tidak hendaknya dia melaksanakan shalat tasbih sekali dalam setahun, atau paling tidak sekali dalam seumur hidup.