Kriteria Pasangan Hidup Sesuai Anjuran Nabi ﷺ

Hadits Shahih Al-Bukhari no. 5090, Shahih Muslim no. 1466

Diriwayatkan di dalam Shahihain dari Sayyidina Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda, 

تُنْكَحُ المَرْأَةُ لأرْبَعٍ: لِمالِها، ولِحَسَبِها، وجَمالِها، ولِدِينِها، فاظْفَرْ بذاتِ الدِّينِ، تَرِبَتْ يَداكَ

“Wanita itu dinikahi karena 4 hal: karena hartanya, karena silsilahnya, kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang baik agamanya, niscaya kamu akan beruntung.” 

Hadits ini seringkali disalahpahami sebagai anjuran untuk menikahi wanita yang memiliki 4 hal tersebut. Padahal, tidak demikian. 

Lanjutkan membaca “Kriteria Pasangan Hidup Sesuai Anjuran Nabi ﷺ”

10 Hal Penyebab Matinya Hati

Al-Futuhat Al-Wahbiyyah bi Syarhi Al-Arba’in An-Nawawiyyah

Di dalam kitab Al-Futuhat Al-Wahbiyyah bi Syarhi Al-Arba’in An-Nawawiyyah, hal. 317, Syaikh Ibrahim Asy-Syabrakhiti Al-Maliki Al-Azhari rahimahullah mengisahkan sebuah riwayat, bahwa Ibrahim bin Adham, seorang ulama dan sufi besar, berjalan melintasi pasar kota Bashrah.

Kemudian orang-orang mendatangi beliau dan berkata, “Wahai Abu Ishaq, kami telah berdoa, namun doa kami tidak diijabah.”

Lantas beliau berkata, “Karena sesungguhnya hati kalian telah mati oleh sebab sepuluh hal:

Lanjutkan membaca “10 Hal Penyebab Matinya Hati”

Bersabarlah, Perjuangan Menuntut Ilmu Tak Akan Pernah Sia-sia

I’anah Ath-Thalibin, juz 1 hal. 23, via Maktabah Syamilah.

Barangkali pernah terbersit dalam benak seorang santri, “Untuk apa aku datang ke majelis ilmu jika aku tak bisa paham apapun di sana?”, atau “Apa gunanya aku berangkat ke majelis ilmu jika aku mudah sekali melupakan hal-hal yang aku pelajari di sana seketika setelah aku pulang?”.

Lanjutkan membaca “Bersabarlah, Perjuangan Menuntut Ilmu Tak Akan Pernah Sia-sia”